0 kuantiti
Total Price:RM0.00
> Biografi

Setitis Embun Semarak Api

Setitis Embun Semarak Api
Judul : Setitis Embun Semarak Api
Harga :
RM20.00
Nombor siri : 2122115
Status Stok: Stok masih ada
Masukkan buku ke dalam troli belian

Judul : Setitis Embun Semarak Api
Pengarang : Shahnon Ahmad
Penerbit : Alaf 21
Genre : Esei/Biografi
Mukasurat : 508 halaman
Cetakan Pertama : 2007
ISBN : 9831242734


Buku ini mengisahkan susur galur kehidupan seorang sasterawan negara yang namanya tak lapuk dek hujan, tak lekang dek panas. Penanya tidak akan berhenti selagi nyawa masih dikandung badan. Kisah kehidupan yang sering dipaparkan dalam karya-karyanya, semata-mata untuk mengangkat martabat sastera tinggi di mata masyarakat. 

Autobiografi ini bukan hanya berkisar tentang diri seorang sasterawan saja tetapi juga mewakili diri seorang guru, pendakwah, pengembara, seorang lelaki yang pernah jatuh cinta, penganggur, pelajar, penulis rencana, pengkritik, budayawan, malah seseorang yang cuba mendekatkan diri dengan parti politik berparti.


Kandungan

Bab1: Enggang & Srengenge
Bab2: Ranjau Sepanjang Jalan - Kaya Dengan Miskin
Bab3: Kalau Ibu Sampai Takah Tiga
Bab4: Ibu Pencetus Karya
Bab5: Cacingku, Bukan Cacingmu
Bab6: Sampah
Bab7: Tivi Alahai Tivi
Bab8: Seronoknya Beristeri Empat
Bab9: Kepongahan Dan Keradangan
Bab10: ZioDir: Karya Yang Ditolak Oleh Penerbit

Bab11: Karya Yang Tak Pernah Dibukukan (1)
Bab12: Karya Yang Tak Pernah Dibukukan (2)
Bab13: Kebingungan Seorang Budak Mentah
Bab14: Rentong
Bab15: Kawan-Kawan Dan Pangkat-Pangkat
Bab16: Borang G. 147
Bab17: Di Tengah Keluarga
Bab18: Dr Zaqlol
Bab19: Gelongnya Terpokah
Bab20: Babi Hutan

Bab21: Sharifah Berlian - Sharifah Shuhada
Bab22: Bapa
Bab23: Angin Timur Angin Barat
Bab24: Si Kurik
Bab25: Gempar
Bab26: Beruzlah
Bab27: Beruzlah - Pokok
Bab28: Beruzlah - Sungai
Bab29: Beruzlah - Hujan
Bab30: Beruzlah - Bukit-Bukau, Gunung-Ganang, Rimba Belantara

Bab31: Beruzlah - Embun
Bab32: Beruzlah - Api
Bab33: Beruzlah - Angin
Bab34: Beruzlah - Air
Bab35: Gondrong
Bab36: Dato' Pernah Bercinta?
Bab37: Cinta
Bab38: Mimpi, Igau, Racau, Mamai, Rayan
Bab39: Ala Orang Tua
Bab40: Orang Tua

Bab41: Wak Da
Bab42: Kedamaian - Keganasan (1)
Bab43: Kedamaian - Keganasan (2)
Bab44: Kedamaian - Keganasan (3)
Bab45: Kedamaian - Keganasan (4)
Bab46. Australia Oh Australia (1)
Bab47: Australia Oh Australia (2)
Bab48: Montel Dan Maut
Bab49: Perempuan
Bab50: Kedamaian - Keganasan (5)

Bab51: Kedamaian - Keganasan (6)
Bab52: Anjing
Bab53: Mahamaha
Bab54: Pasca- Intelektual, Belacan Bakar Dan Jiwa Raga Tuah
Bab55: Radang Sepanjang Jalan
Bab56: Dewan Yang Mulia (DYM)
Bab57: Myasthenia Gravis
Bab58: Yang Tak Pernah Berkesudahan (1)
Bab59: Yang Tak Pernah Berkesudahan (2)
Bab60: Penyerahan

Bab61: Serupa Tapi Tak Sama
Bab62: Sama Tapi Tak Serupa
Bab63: Tekanan Demi Tekanan Yang Memaknakan
Bab64: Karya Yang Meloyakan
Bab65: Kerangka Novel 'Mahsyar' Tinggal Kerangka
Bab66: Seni Filem
Bab67: Seni Islam
Bab68: Seni Pantun
Bab69: Seni Puisi
Bab70: Sasterawan, Karya Dan Martabat Diri

Bab71: Apa Orang Kata (1)
Bab72: Apa Orang Kata (2)
Bab73: Apa Orang Kata (3)
Bab74: Apa Orang Kata (4)
Bab75: Sasterawan, Kreativiti Dan Metamorfosisnya
Bab76: Esei Formal
Bab77: Kebudayaan Islam Dan Kebudayaan Nasional
Bab78: Menulis Tesis
Bab79: Politik Dan Sasterawan
Bab80: Cereka Berunsur Islam

Bab81: Sastera Sufi: Hanya Sebuah Nota
Bab82: Bila Khatib Membaca Khutbah
Bab83: Masjid: Era Pasca-Modernisme Dalam Hubungannya Dengan Institusi Masiid
Bab84: Masjid: Falsafah Dan Kedudukannya Masa Kini
Bab85: Masjid: Falsafah Kecemerlangan Dan Hak-Haknya
Bab86: Masjid: Kesedaran Dan Harapan
Bab87: Apa Orang Kata (5)
Bab88: Apa Orang Kata (6)
Bab89: Awan Terus Bermendung Tapi Hujan Tak Juga Turun - Bala Sepanjang Jalan
Bab90: Awan Terus Bermendung Tapi Hujan Tak Juga Turun - Jemaah

Bab91: Awan Terus Bermendung Tapi Hujan Tak Juga Turun - Sisa
Bab92: Al-Syiqaq 1 & Al-Syiqaq 2
Bab93: Ada
Bab94: Kalau Masyarakat Lucah, Karya Pun Ikut Lucah(1)
Bab95: Kalau Masyarakat Lucah, Karya Pun Ikut Lucah(2)
Bab96: Riak
Bab97: Mayat Dan Keluarga
Bab98: Tonil Purbawara
Bab99: Banggul Derdap Dalam Era Pasca-Modernisme: Sebuah Nostalgia
Bab100: Pencetus Daya Cipta Sebuah Karya Agung